Jumat, 22 November 2019
Home / Pro Otonomi / Metro / Lelang Jabatan, Komisi II Minta Dilakukan Transparan

Lelang Jabatan, Komisi II Minta Dilakukan Transparan

Metro- Komisi II DPRD Kota Metro meminta penempatan pejabat harus dilakukan secara profesional, transparan, dan disesusaikan kebutuhan dengan melihat background disiplin ilmu.

Anggota Komisi II DPRD Metro Alizar mengatakan, lelang jabatan tujuannya menghasilkan para pemimpin OPD yang berkualitas sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan. Sehingga proses open bidding harus betul-betul sesuai mekanisme.

Sesuai dengan Undang-undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi, Pemerintah Kota Metro harus mampu menciptakan birokrasi yang semakin baik, transparan, profesional, dan efisien.

Salah satu melalui penempatan pejabat dan lelang jabatan.

"Jadi target-target yang telah ditentukan dalam visi misi Metro bisa semakin cepat tercapai. Makanya harus the right man on the right place. Supaya kinerjanya jajarannya semakin baik juga, cepat, dan profesional," ujarnya (3/3/ 2019).


Ia juga meminta, selain dilakukan secara transparan, lelang jabatan pemerintah bisa melibatkan akademisi dan media massa.

"Sehingga kemampuan calon pemimpin bisa terseleksi secara maksimal dan profesional dengan melibatkan pihak luar,"tukasnya.

Pada bagian lain,  Sekretaris Kota Metro Nasir AT  mengatakan, pemkot masih menunggu hasil assesment beberapa pejabat yang dilakukan beberapa waktu lalu sebagai persiapan lelang jabatan tinggi pratama.

Menurutnya, Pemkot  Metro sudah melaksanakan assesment yang diikuti 76 pejabat eselon II.

" Sekarang kita tinggal menunggu hasil itu (asesment). Setelah hasilnya keluar, mana yang perlu ditempatkan kita tempatkan, ada yang kosong ya kita lelang," ungkapnya.

Nasir berharap, sebelum pemilu (April), lelang terbuka sudah dilaksananakan. (tri/dim)
Lelang Jabatan,  Komisi II Minta Dilakukan Transparan


Advertorial