Selasa, 20 Agustus 2019
Home / Pro Otonomi / Metro / Ketua DPRD: Guru Honorer Jadi Prioritas APBD 2019

Ketua DPRD: Guru Honorer Jadi Prioritas APBD 2019

Metro- Ketua DPRD Kota Metro Anna Morinda menyatakan bahwa kesejahteraan guru honorer di Bumi Sai Wawai menjadi salah satu prioritas dalam pembiayaan di APBD Kota Metro 2019. Tak hanya itu,  penataan Aparatur Sipil Negara juga masuk dalam agenda skala prioritas.

Selain itu,  penataan pasar juga menjadi pembahasan alot sebelum pengesahaan APBD 2019, akhir pekan lalu.


 “Dewan berharap, penataan pasar khususnya eks Terminal Kota, tidak menghilangkan fungsi terminal dalam pelaksanaan penataan,” ujar Anna (6/12/18)

Dijelaskannya, penataan ASN selaras dengan visi Kota Metro sebagai Kota Pendidikan, sebab banyak guru-guru ASN yang diangkat berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) di era tahun 1980 an, saat ini sudah pensiun.

 “Akibatnya, kita kekurangan guru. Bahkan, untuk guru agama saja, Kota Metro minta ke Kementerian Agama (Kemenag),” jelas dia.

Anna juga menyebutkan, terkait dengan kesejahteraan guru honorer, pihaknya menyatakan keprihatinan. Pasalnya, alokasi anggaran untuk membayar guru honor tidak boleh melebihi 15 persen dari dana BOS.

“Alhasil, 15 persen tersebut harus dibagi–bagi, sehingga guru honor menerima gaji antara Rp 200-300 ribu per bulan. Apakah kita bisa mengharapkan anak-anak kita cerdas, tetapi kesejahteraan guru tidak diperhatikan,” ucapnya.

Untuk diketahui,  DPRD Kota Metro menggelar Rapat Paripurna DPRD Kota Metro Pembicaraan Tingkat II tentang pengambilan keputusan terhadap Rancangan Peraturan Daerah Kota Metro tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun anggaran 2019, yang berlangsung di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kota Metro, Jumat (30/11/18) lalu. (zip/dim)
Ketua DPRD: Guru Honorer Jadi Prioritas APBD 2019


Advertorial