Jumat, 17 Agustus 2018
Home / Pro Otonomi / Lamteng / Kuatkan Pendidikan Karakter, Mustafa Tabuh Gerakan Lampung Tengah Mengaji.

Kuatkan Pendidikan Karakter, Mustafa Tabuh Gerakan Lampung Tengah Mengaji.

Senator.co.id (Lampung Tengah)-Meninggalnya Ahmad Budi Cahyono, guru di SMAN 1 Torjun, Sampang, Madura beberapa waktu lalu membuat duka mendalam dunia pendidikan di Indonesia. 

Menanggapi hal ini, bupati setempat, Mustafa menyatakan bahwa di daerah yang dipimoinya,  pembangunan karakter pada anak dan generasi muda sangat ditekankan bagi seluruh stake holder dunia pendidikan. 

Sebagai tindak lanjut,  berlangsung di Gedung Sesat Agung Nuwo Balak, Mustafa melaunching gerakan Lampung Tengah mengaji dan gerakan serentak Lampung Tengah bersih dan asri (Gertaklah Berseri) pada Selasa (6/2/18) lalu. Acara diikuti para guru, kepala sekolah, pengawas dan UPTD se-Lampung Tengah.

Mustafa mengatakan, gerakan Lampung Tengah mengaji merupakan salah satu upaya membangun pondasi karakter anak dan generasi muda di kabupaten berjuluk Bumi Jejamo Wawai ini.

Menurutnya generasi muda saat ini harus dibentengi dengan berbagai hal-hal positif. Mulai dari pendidikan yang berkualitas, lingkungan yang baik dan penanaman nilai-nilai agama sejak dini. Ini adalah pondasi untuk melahirkan pribadi yang berkarakter.

“Saya minta tragedi meninggalnya Pak Budi tidak sampai terjadi di Lampung Tengah. Kita harus betul-betul jaga integritas pendidikan kita. Bangun karakter dan bentengi anak didik kita dari hal-hal negatif,” tegasnya. 

Tak hanya mencanangkan gerakan mengaji, Pemkab Lampung Tengah juga fokus mencetak hafiz quran, khususnya di lingkungan sekolah dan pondok pesantren. 

“Sebelumnya kami telah mewisuda 6.400 hafiz Al-quran dari tingkat SD hingga SMP, kami juga siap memberikan beasiswa kepada para hafiz di Lampung Tengah," ucap Mustafa. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Lampung Tengah Rosidi menerangkan, launching gerakan Lamteng mengaji dan Gertaklah Berseri diikuti sekitar 1.900 tenaga pendidik dan kependidikan di Lampung Tengah, mulai dari PAUD hingga SMP. 

Nantinya masing-masing perwakilan sekolah diharapkan bisa meneruskan dan mengimplementasikan di setiap sekolah. Gerakan Lampung Tengah mengaji digulirkan untuk mencetak generasi qurani di kalangan pelajar. 

Di tengah degradasi moral yang terjadi saat ini, pihaknya menyadari pentingnya penanaman nilai-nilai agama dan pendidikan berkarakter di usia dini.

 “Karenanya gerakan mengaji dan mencetak hafiz kami gulirkan, ini sesuai dengan arahan pak bupati untuk mencetak generasi berkualitas dan agamis,” ujar Rosidi.

Pada bagian lain,  Ketua Dewan Pendidikan, Sapto Rudiyanto menambahkan, sementara program Gertaklah Berseri bertujuan untuk menciptakan rasa nyaman di lingkungan sekolah. 

“Dengan lingkungan yang bersih, asri, dan representatif, saya percaya akan menciptakan kegiatan belajar yang nyaman dan kondusif.  Kita ciptakan iklim kenyamanan, sehingga proses belajar mengajar nyaman. Kita juga targetkan Lampung Tengah bisa melahirkan hafiz-hafiz berkualitas, sehingga generasi kita menjadi generasi yang agamis,” pungkasnya.(ADV)
Kuatkan Pendidikan Karakter,  Mustafa Tabuh Gerakan Lampung Tengah Mengaji.


Berita Terbaru
Berita Lainnya



Klik! View Mobile Edition

Advertorial