Minggu, 15 September 2019
Home / Pro Otonomi / Lampura / Pasar Semrawut Pemkab Cuek

Pasar Semrawut Pemkab Cuek



Kotabumi - Tidak tertatanya pedagang kaki lima (PKL) di pasar tengah jalan Triodeso, Kotabumi, Lampung Utara (Lampura) semakin memperburuk catatan keindahan kota ini.

Semrawut, kalimat yang tepat untuk Pasar tersebut, pasalnya selain memakai hak pengguna jalan, lapak PKL juga memakan hampir separuh median jalan, sehingga sulit untuk kendaraan roda empat melewatinya, padahal ada Polisi Pamongoraja yang menjaga daerah terebut, tetapi seperti ada pembiaran tanpa ada usaha penertiban.

Hal tersebut tentu saja dikeluhkan oleh banyak pemilik toko, Yeni (40) salah satunya, kepada senator.co.id dia mengatakan, PKL menutup akses masuk ketokonya. Sehingga susah kalau dirinya ingin bongkar muat barang.

" Sudah kita tegur tapi mereka cuek aja. Padahal jelas menutupi toko saya," kata Yeni (5/8/19).

Dia mengatakan, karena tidak tahan dan takut berselisih paham dengan terpaksa dia beserta pemilik toko lainnya merelakan tokonya tertutup oleh lapak PKL.

" Apalagi kami warga keturunan, ya terpaksa merelakan toko kami tertutup oleh dagangan mereka, walau kesulitan dan harus nunggu mereka tutup kalau mau memasukan barang ke toko, " ujarnya.

Ketika ditanya apakah ada upaya penertiban dari pemerintah, dia mengatakan hingga saat belum ada upaya dari pemerintah setempat untuk menertibkan keberadaan PKL dipasar tersebut.

" Sampai saat ini belum ada, padahal kalau ditertibkan, akses dipasar ini akan rapih dan elok dipandang, saya berharap pemerintah mendengarkan keluhan kami," pungkasnya.

Dari hasil pantauan senator.co.id, PKL diwilayah tersebut cukup banyak, dan hampir memenuhi seluruh jalan triodeso, dan trotoae yg seharusnya untuk pejalan kaki terhalang oleh lapak para PKL, sehingga harus berhimpit-himpitan kalau ingin berbelanja ditempat terebut.(Kisworo) Pasar Semrawut Pemkab Cuek


Advertorial