Senin, 14 Oktober 2019
Home / Nusantara / PDKI Gelar Baksos dan Pentas Seni

PDKI Gelar Baksos dan Pentas Seni


BANDAR LAMPUNG – Paguyuban Devosan Kerahiman Ilahi ( PDKI) menyelenggarakan pentas seni dan baksos dengan melibatkan berbagai komunitas, salah satu di antaranya adalah Forum kerja lintas agama(FKLA).

Gelaran Baksos, Bazar dan Pentas Seni Lintas Agama tersebut berlangsung di pelataran Gereja Ratu Damai, Teluk Betung, Bandar Lampung, Rabu,(1/5/2019).

“rangkaian kegiatan bukan hanya bazar, tetapi digelar juga berbagai tarian kreatifitas yang dibawakan oleh para perwakilan dari masing-masing agama”
ujar Ketua Penyelenggara sekaligus Ketua PDKI Lampung, Puji Latin saat ditemui dilokasi acara.

Ia menambahkan, tujuan bazar dan pentas seni ialah :

1.Merajut tali persaudaraan sejati.
2.Mejadi ajang untuk saling bersilaturahim.
3.Membangun jejaring lintas agama
Dan bersinergi dalam karya-aksi kemanusiaan bersama.
4.Menggalang dana untuk bakti sosial, aksi kasih dan salah satunya khitanan massal (100 anak) lintas agama yang akan di laksanalan 16 Juni 2019 di Gatam 043.
5.Membangun komunitas kasih dan kemanusian untuk semua tanpa pilih kasih.


Pada sisi lain, kegembiraan juga terpancar dari warga sekitar yang ikut hadir dalam kegiatan tersebut, pasalnya selain bisa belanja di Bazaar, bagi warga yang hadir jika beruntung, bisa mendapat doorprize menarik yang telah disediakan panitia untuk memeriahkan acara tersebut.

Intan, salah satu warga yang ikut hadir dalam acara Bazaar itu mengaku jika sangat senang bisa datang ke acara tersebut, selain bisa berkumpul dengan para saudara lintas agama, juga berharap bisa dapat doorprize.

“Ya saya senang bisa Dateng kesini, bisa kumpul-kumpul, belanja, dan mudah-mudahan bisa dapet doorprize. Harapannya juga acara seperti ini bisa sering diadakan, karena bisa menambah jiwa kebangsaan, dan kerukunan umat beragama” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Forum Kerukunan Lintas Agama (FKLA) Provinsi Lampung, Dr. Moh. Bahruddin MA, menyambut baik acara “Bazar dan Pentas Seni Lintas Agama”, di halaman Gereja Ratu Damai Teluk Betung Bandar Lampung.

Kiai Bahruddin mengajak seluruh masyarakat untuk menebarkan energi kebersamaan, merawat kerukunan serta menjaga kebersamaan keutuhan sesama anak bangsa.

“Ajaran kita mengajarkan tentang kemanusian. Oleh karena itu mari bersama-sama, kita rajut kebersamaan, kita hormati kebhinekaan, mari kita sama-sama menjaga, kita pelihara, kita pertahankan kebersamaan dan kerukunan,” tegas Ketua FKLA Provinsi Lampung ini.

“Motto kita selalu, damai itu indah, rukun itu menyenangkan ,” imbuh Kiai Bahruddin.

Pada kesempatan yang sama, Vikaris jenderal Keuskupan Tanjungkarang, Yohanes Samiran, SCJ begitu terharu melihat berbagai organisasi lintas agama di Lampung yang berpartisipasi dalam acara ini.

“Moga-moga ini akan menjadi pendukung untuk semangat pelayanan belas kasih dan kemanusian. Jadi petama-tama bukan berdagang atau jualannya, tetapi menggalang hati untuk mewujudkan belas kasih, karena belas kasih itu indah, kemanusiaan itu menyatukan,” kata Vikjend Samiran.

Romo Samiran mengatakan bahwa manusia merupakan perpanjangan tangan kasih Tuhan untuk melayani sesama.

“Maka kita diajak untuk bersama-sama bukan untuk mengembangkan semangat dunia, tetapi semangat ilahi, belas kasih, cinta kasih, dan juga pelayanan kemanusiaan,” tandas wakil pimpinan umat Katolik di Provinsi Lampung ini.

Camat Teluk Betung Selatan, Husin SE yang membuka kegiatan ini meminta kepada seluruh elemen masyarakat untuk menjaga harmoni sosial dan kerukunan umat beragama.

“Kita pada prinsipnya mengharapkan antar satu dengan yang lainnya adalah saling menghormati dan rukun antar sesama,” ucap Husin dilanjutkan dengan memukul gong pembukaan sebanyak lima kali sebagai wujud kerukunan dalam kebhinekaan.

Pada kesempatan itu dibacakan deklarasi damai yang diikuti oleh pimpinan dan perwakilan seluruh tokoh lintas Agama se-Provinsi Lampung. Romo Philipus Suroyo memimpin pembacan deklarasi ini:

“Deklarasi damai Komunitas Jaringan Lintas Agama bersama-sama akan menjaga keamanan dan ketertiban serta keutuhan bangsa, karena kita semua bersaudara. NKRI harga mati!.”

Perlu diketahui, turut hadir di acara tersebut, Sekretaris PGIW Lampung Pdt. Samuel D.Luas, perwakilan dari Konghucu Andi Wiranata, Romo Devosional, RP Ambrosius Dhani Indrata, SCJ, Dr. Sudarman dari UIN Raden Intan.(*).
 PDKI Gelar Baksos dan Pentas Seni


Berita Terbaru
Berita Lainnya


Advertorial