Senin, 19 November 2018
Home / Nusantara / Ketahuan Satu Sekdes, Satu Karyawan BUMN dan Tiga Pendamping Dana Desa Nyaleg

Ketahuan Satu Sekdes, Satu Karyawan BUMN dan Tiga Pendamping Dana Desa Nyaleg


BATURAJA, senator.co.id - Kepala dinas PMD oku Ahmad Firdaus mengungkapkan perangkat desa yang ikut nyaleg harus mundur dari jabatannya sesuai dengan peraturan desa undang undang tentang Desa nomor 6 tahun 2014, Senin (14/8).

"Sampai saat ini setelah DCS di umumkan oleh KPU Oku baru dua kepala desa yang melampirkan surat pengunduran diri yaitu kades lubuk rukam dan kades suka pindah, kami mengucapkan terima kasih apabila ada masyarakat yang melaporkan kepada kami apabila ada perangkat desa yang ikut mencalonkan diri menjadi Caleg," ujar Ahmad Firdaus saat di konfirmasi melalui selular nya.


Senada dengan Ketua KPU Oku Naning wijaya, saat di konfirmasi mengatakan, bahwa hal itu sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 20 Tahun 2018 bahwa setiap calon Legislator saat mendaftar di KPUD wajib melampirkan surat pengunduran diri dari tempat mereka bertugas baik itu dari perangkat desa ataupun Pegawai BUMN , BUMD dan Aparatur sipil Negara.

Lanjutnya, "Sesuai dengan surat himbauan KPUd bahwa apabila DCS sudah di umumkan maka masyarakat bisa membuat surat penganduan apabila calon legislator ada yang bermasalah  , saat ditanya mengenai Sekdes bumikawa kecamatan lengkiti yang ikut nyaleg apakah sudah melampirkan surat pengunduran diri sebagai sekdes dan ternyata oknum sekdes tersebut tidak melampirkan surat tersebut." 

"UU Pemilu, Pasal 51 ayat (1) huruf K Mensyaratkan kepala daerah atau wakil kepala daerah atau pegawai negeri sipil atau anggota TNI atau anggota Polri atau direksi atau komisaris atau dewan pengawas atau karyawan BUMN/BUMD, mengundurkan diri jika mendaftar sebagai caleg,"katanya

"Seperti biasanya pada periode-periode Pemilu sebelumnya, Kementerian BUMN selalu membuat edaran yang melarang Direksi, Komisaris, Dewan Pengawas dan seluruh karyawan BUMN menjadi caleg dan pengurus Parpol,"katanya.

"Masih ada waktu sampai batas DCT apabila pegawai BUMN dan aparatur Desa akan mundur sebagai caleg dan bisa di ganti dengan calon yang lain"katanya.

Terpisah, Camat Lengkiti mengungkapkan, "Apabila ada sekdes yang mundur maka Camat akan merekomendasi 3 calon pengganti sementara sekdes, kami dari pemerintahan kecamatan lengkiti akan koordinasi dengan sekdes itu apakah tetap akan maju sebagai caleg atau mundur sebagai sekdes," pungkas nya. (amrul/feb)
Ketahuan Satu Sekdes, Satu Karyawan BUMN dan Tiga Pendamping Dana Desa Nyaleg



Klik! View Mobile Edition

Advertorial