Senin, 15 Oktober 2018
Home / Nusantara / 50 Hektar Lahan Garapan Milik Negara di Kab Tangerang Diambil Cukong?

50 Hektar Lahan Garapan Milik Negara di Kab Tangerang Diambil Cukong?

Tangerang, Lahan garapan milik negara seluas 50 hektar di Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang telah berubah statusnya menjadi kepemilikan perorangan. Anehnya para penggarap lahan tersebut belum mengetahui perubahan status tersebut.

Demikian hal ini disampaikan Sekretaris Kesejahteraan Banten Nusantara, Budi Susanto kepada wartawan di Tangerang, Kamis (26/7/2018).

Budi Susanto mempertanyakan perubahan  status kepemilikan yang awalnya milik negara dan sedang digarap oleh 8 orang itu telah berganti menjadi milik perorangan atas nama Akhmad Ghozali.

"Para penggarap lahan itu tidak mengetahui jika status lahan yang mereka kerjakan telah berubah menjadi milik perorangan. Saat ditanyakan perubahan status tersebut ke badan pertanahan nasional (BPN) Kabupaten Tangerang tidak ada yang bisa memberikan penjelasan," kata Budi Susanto.

Budi menuturkan delapan penggarap lahan tersebut saat ini merasa bingung. Budi melanjutkan mereka mempertanyakan kenapa lahan yang telah digarap beberapa tahun itu menjadi milik pribadi atas nama Akhmad Ghozali.

"Jika memang harus berubah fungsi menjadi milik pribadi sudah sepatutnya dimiliki para penggarap yang telah lama menggarap lahan tersebut. Bukan tiba-tiba ada cukong yang palsukan nama dan mungkin bermain dengan oknum BPN lalu rebut lahan, itu tidak ada dalam aturannya," tegas Budi.

Sementara itu, Sugiyanto petugas dari BPN Kabupaten Tangerang saat ditanyakan perihal ini mengaku tidak mengetahui permasalahan perebutan lahan milik negara tersebut. Dan Sugiyanto mempertanyakan kejelasan posisi lahan yang diperebutkan.

"Harus jelas dulu di mana posisi lahannya, akte jual belinya itu atas nama siapa. Coba ditanyakan ke kecamatan atau notarisnya," tandasnya. 50 Hektar Lahan Garapan Milik Negara di Kab Tangerang Diambil Cukong?



Klik! View Mobile Edition

Advertorial