Rabu, 25 April 2018
Home / Nusantara / Ada Pungli di Pilkades PAW Di Desa Siring Agung, OKU Selatan?

Ada Pungli di Pilkades PAW Di Desa Siring Agung, OKU Selatan?

Senator.co.id (Baturaja) - Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Antar Waktu PAW di Desa Siring Agung Kecamatan Kisam Tinggi Kabupaten OKU Selatan pada tanggal 1 Februari 2018 lalu disuga sarat dengan penyimpangan dan pelanggaran aturan. Hal ini dikatakan oleh Syaiful Amin, SH sebagai Kuasa Hukum dari Fitriani Calon Kades Nomor Urut 2 dan Sepudang Julianto Calon Kades Nomor Urut 3 .

Untuk diketahui,  Pilkades itu dimenangkan oleh sdri Sisterimiwati calon Kades nomor urut 1.

Fitriani dan Sepudang julianto selaku peserta pilkades PAW tersebut menuturkan kepada wartawan melalui kuasa hukumnya Syaiful Amin, SH bahwa diduga telah terjadi Pelanggaran aturan perundangan pada Pilkades PAW tersebut yaitu oknum Panitia Pilkades PAW Desa Siring Agung dan pada tgl 30 Januari 2018 telah memungut uang sebesar Rp 7.500.000,-(Tujuh juta lima ratus ribu rupiah) kepada tiga orang Calon Kades tersebut, dengan alasan jumlah biaya Pilkades PAW tersebut sebesar Rp 22.500.000, tidak dianggarkan dalam APB Desa Siring Agung.

"Jadi harus ditanggung renteng oleh 3 Calon tersebut , jika dana itu tidak ada maka Pilkades PAW akan batal dan tidak bisa dilaksanakan," ungkap Syaiful. 

Menurutnya, sesuai ketentuan Pasal 69 ayat (3) Perda Kabupaten OKUS No:1/2015 tentang Pemilihan, Pengesahan dan Pengangkatan, Pelantikan dan Pemberhentian Kepala Desa jelas disebutkan bahwa Biaya pemilihan Kepala Desa antar waktu melalui Musyawarah Desa dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa

Hal ini lebih diperjelas lagi dalam ketentuan Pasal 68 ayat (2) Peraturan Bupati (Perbup) OKU Selatan No 15/2015 tentang Pedoman Pencalonan, Pemilihan, Pengangkatan, Pelantikan, dan Pemberhentian Kepala Desa di Kabupaten OKU selatan, bahwa Pengajuan biaya pemilihan dengan beban APB Desa oleh Panitia Pemilihan kepada Pejabat Kepala Desa paling lambat dalam jangka waktu 30 hari terhitung sejak Panitia Pemilihan terbentuk.

Dari ketentuan Perda OKUS No 1/2015 juncto Perbup OKUS No 15/2015, maka pungutan uang sebesar Rp 7.500.000, oleh Panitia Pilkades kepada masing masing Calon Kades PAW Desa Siring Agung Kec.Kisam Tinggi Kab.OKUS tersebut PATUT DIDUGA adalah Pungutan Liar (Pungli) dengan modus Penyalahgunaan Wewenang (Abuse of Power), karena pungutan uang oleh Panitia Pilkades tsb tidak ada dasar hukumnya.

Syaiful Amin,SH dari Kantor Penasihat Hukum Wenesday Ahmad, SH, MH and Partners sebagai Kuasa Hukum Fitriani mengatakan bahwa pada tgl 26 Februari 2018 sudah mengirim SOMASI kepada sdr Haimin dan Bambang Halius Panitia Pilkades PAW desa Siring Agung Kec.Kisam Tinggi Kab.OKUS namun SOMASI tersbut tidak ditanggapi dan diabaikan saja oleh mereka.

Untuk mencari Keadilan dan Kepastian Hukum, maka Syaiful Amin,SH pada hari Selasa/27 Maret 2018 telah mendampingi sdri Fitriani calon Kades No urut 2 membuat pengaduan ke Polres OKUS atas tindakan Panitia Pilkades yg memungut uang diluar ketentuan aturan perundangan.

Turut juga melapor ke Reskrim Polres OKUS sdr Sepudang Julianto Calon Kades No urut 3, yg melaporkan kasus yg sama seperti yang dialami Fitriani.

Kedua orang Calon Kades PAW Desa Siring Agung Kec.Kisam Tinggi Kab.OKUS tsb dg didampingi Kuasa Hukum Syaiful Amin, SH berharap kiranya Polres OKU Selatan bersikap tegas dan tidak pandang bulu dalam penegakan hukum dan memproses hukum pihak-pihak yg terlibat dalam kasus dugaan Pungli ini.

"Agar menjadi pelajaran dimasa depan bagi Panitia Pilkades yang mengelola Keuangan Negara pungkas," pungkas syaiful " (rul/dit)
Ada Pungli di Pilkades PAW Di Desa Siring Agung, OKU Selatan?



Klik! View Mobile Edition

Advertorial