Senin, 25 Juni 2018
Home / Kosmo Politan / Tertipu Puluhan Juta, Pencipta Lagu Gugat Label Musik

Tertipu Puluhan Juta, Pencipta Lagu Gugat Label Musik

Jakarta, Pencipta lagu anak-anak Titta Rizki menempuh jalur hukum guna mendapatkan keadilan. Wanita asal Serang ini merasa ditipu puluhan juta oleh label musik.

"Saya merasa tertipu oleh label musik di bawah naungan PT Global Era Digital yang berkantor di bilangan Kebun Jeruk, Jakarta Barat. Tanpa pemberitahuan kepada saya sebagai pencipta lagu yang dinyanyikan penyanyi cilik Rayvelin, mereka enak saja mengganti judul lagu Allah ciptaan saya dengan nama Sholawat,"  kata Titta Rizki kepada wartawan di Jakarta, Selasa (12/6/2018).

"Selain mengganti judul lagu itu, mereka juga mengkomersilkan lagu-lagu ciptaan saya tersebut melalui media sosial seperti Youtube dan telah dijadikan RBT oleh beberapa provider selular. Dan semuanya tanpa seijin saya sebagai pencipta dan produser lagu yang sah," tambah Titta.

Titta menjelaskan awal perjanjian kerja dengan label Global Era Digital tersebut dilakukan pada pertengahan tahun 2014. Ia menambahkan dalam perjanjian tersebut dijelaskan akan rekaman lagu ciptaannya sekaligus pembuatan video klipnya.

"Dalam perjanjian kerja itu saya harus membayar biaya produksi ke label musik Global Era Digital sebesar Rp. 52 juta untuk rekam 10 lagu ciptaan saya dan pembuatan video klipnya. Untuk pendistribusian lagu-lagu melalui CD, saya harus tambah Rp. 6 Juta," kata Titta Rizki.

Titta menambahkan sampai saat ini sudah berjalan empat tahun, dirinya belum pernah mendapatkan rincian terkait royalti atas lagu-lagu ciptaannya dan tidak mengetahui sejauh apa pendistribusian melalui CD di bursa musik Indonesia.

"Setiap ditanyakan melalui WA tidak dibalas dan jika di telepon pihak label tersebut tidak mau menerimanya," terang Titta.

Merasa tidak mendapatkan keadilan dan dirugikan, wanita ini langsung menempuh jalur hukum. Melalui kuasa hukumnya, Titta mengirimkan surat somasi kepada label musik tersebut.

"Dalam surat somasi itu, pihak pengacara saya meminta kepada pihak label Global Era Digital yang dimiliki oleh Suhardi Kusumo Lie untuk segera menyelesaikan permasalahan ini dan memberikan apa saja yang seharusnya telah menjadi hak saya," tambahnya.

Kuasa hukum Titta Rizky, Togar Situmorang menegaskan pihaknya mempertanyakan sikap arogan dari kuasa hukum label musik di bawah naungan PT Global Era Digital saat bertemu kliennya.

"Sebagai kuasa hukum yang profesional seharusnya tidak bersikap arogan dengan mengaku kenal para petinggi dan bos di industri musik. Selain bersikap arogan dia juga melakukan intimidasi kepada klien saya. Itu jelas melanggar kode etik advokat. Kuasa hukum itu seharusnya mencerahkan dan berusaha semaksimal mumgkin memberikan solusi," kata kuasa hukum Titta Rizky, Togar Situmorang.

Togar menjelaskan saat ini pihaknya sedang menunggu surat balasan dari somasi tersebut. Dia menegaskan jika pihak label dalam waktu yang sudah ditentukan tidak memberikan kepastian, maka bisa dipastikan masalah ini akan sampai ke meja hijau.

"Sebagai bukti keseriusan kami akan bawa hal ini sampai meja hijau. Kami menilai pihak label telah melanggar UU nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Kami menuntut label itu untuk mengganti kerugian materiil klien kami," tandas Togar. (Adm/Rob) Tertipu Puluhan Juta, Pencipta Lagu Gugat Label Musik



Klik! View Mobile Edition

Advertorial