Kamis, 21 November 2019
Home / Demokrasi / Stop Kampanye Hitam Capres!

Stop Kampanye Hitam Capres!

WARGA berharap tim sukses (timses) pasangan calon presiden-calon wakil presiden menghindari kampanye hitam dan lebih mengedepankan program unggulan masing-masing untuk meraih simpati masyarakat menjelang Pemilihan Presiden 9 Juli 2014 nanti.
Aktivis perempuan Lampung, Sely Fitriani, di Bandarlampung, Minggu, menyatakan, selain tidak mendidik, kampanye hitam juga rentan menimbulkan konflik horizontal di tingkat akar rumput pada kalangan masyarakat luas.
"Bentuknya bisa apa pun, namun bentuk yang paling umum dipakai adalah isu suku, agama, ras, dan antar golongan," kata dia.
Menurut dia, sejumlah tim sukses cenderung mengambil jalan pintas melalui kampanye hitam untuk menjatuhkan calon lain, dan tidak mengedepankan logika intelektual yang rasional dan objektif untuk memenangkan pasangan capres-cawapres yang diunggulkan mereka.
"Isu agama masih menjadi andalan dalam menjatuhkan calon lain, seperti misalnya kalau memilih calon tertentu maka pemerintahan akan dipimpin dan dikendalikan oleh agama tertentu," ujar dia menjelaskan pula.
Selain menyesatkan, Sely melanjutkan, menyebarluaskan isu tersebut semakin menghilangkan kesadaran kebinekaan dan dasar negara Pancasila.
Hal yang sama juga diungkapkan akademisi Universitas Lampung Dr Dedi Hermawan yang menyatakan, meski pun tidak beretika, kampanye hitam masih laku dan dianggap ampuh dipakai sebagai jalan pintas dalam berkampanye untuk menjatuhkan lawan."Kampanye hitam itu paling efektif untuk menjatuhkan elektabilitas lawan," kata dia.
Mengenai maraknya kampanye hitam saat ini, Dedi menilai merupakan hal yang wajar dalam demokrasi, walaupun berlawanan dengan hakikat dan etika demokrasi itu sendiri.
Menurut dia, untuk menghindari kampanye hitam bukan dengan mengeluarkan larangan, namun dengan meningkatkan kesadaran dan kecerdasan politik masyarakat luas. ’’Kalau masyarakat cerdas, kampanye hitam tidak akan berpengaruh signifikan lagi,’’ kata dia pula.
Meski pun merupakan salah satu jalan, Dedi juga menyarankan agar tim sukses menghindari kampanye hitam dalam berkampanye, karena tidak sesuai dengan semangat demokrasi yang harus mencerdaskan pemilih. (ant/ful) Stop Kampanye Hitam Capres!


Berita Terbaru
Berita Lainnya


Advertorial