Minggu, 22 September 2019
Home / Demokrasi / Sengketa Pilpres, Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandi Minta Saksi-saksi Dilindungi LPSK

Sengketa Pilpres, Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandi Minta Saksi-saksi Dilindungi LPSK

Jakarta- Tim hukum Prabowo-Sandi menegaskan pihaknya memerlukan perlindungan hukum dari lembaga perlindungan saksi dan korban (LPSK) terhadap saksi yang akan dihadirkan dalam sidang di Mahkamah Konstitusi (MK).

Demikian hal ini disampaikan salah satu kuasa hukum Prabowo-Sandi, Nicolas Aprilian kepada wartawan di media center Prabowo-Sandi, Jakarta, Senin (17/5/2019).

Hal tersebut bukan tanpa alasan, sebab pria yang akrab disapa Nico itu menuturkan bahwa pada pengalamannya di tahun 2014 lalu yang mana dirinya juga terlibat dalam sidang perselisihan suara pemilihan umum (PHPU) di MK sebagai tim kuasa hukum Prabowo-Hatta, banyak saksi-saksi yang tidak dapat hadir ataupun tidak bersedia hadir di persidangan lantaran berada di bawah ancaman dan tekanan dari pihak lain. 

"Ini fakta yang harus kami ungkapkan, sehingga mau tidak mau pada 2019 ini kami harus menempuh langkah-langkah hukum untuk menjamin keberadaan saksi-saksi yang akan kami hadirkan," kata pria yang biasa dipanggil Nico itu.

Nico menjelaskan bahwa landasan hukum yang pihaknya pakai untuk meminta penjaminan keamanan maupun perlindungan terhadap para saksi adalah pasal 28 huruf G UUD 1945, selain itu  juga pasal 29 dan pasal 30 undang-undang nomer 39 tahun 2009 tentang hak asasi manusia. 

"Di samping itu juga landasan hukum lainnya adalah undang-undang nomer 12 tahun 2005 tentang konvensi internasional hak-hak sipil dan politik. Untuk itu lah dari tim kuasa hukum Prabowo-Sandi sangat berkepentingan untuk meminta perlindungan saksi itu kepada LPSK," tegasnya. 

Meskipun LPSK itu menyangkut kasus tindak pidana, tetapi Nico menjelaskan bahwa dalam pelanggaran pemilu itu selain secara administrasi juga ada pelanggaran-pelanggaran tindak pidana yang perlu diungkap. Sehingga tidak menutup kemungkinan untuk LPSK memberikan jaminan saksi bagi para saksi maupun korban sesuai dengan undangan-undang nomer 31 tahun 2014

"Untuk itu besok tim kuasa hukum kami akan mengajukan surat pengajuan secara resmi untuk mendapatkan perlindungan saksi dari LPSK ke Mahkamah Konstitusi," tandasnya.(ronald) 
Sengketa Pilpres, Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandi Minta Saksi-saksi Dilindungi LPSK


Advertorial