Sabtu, 20 April 2019
Home / Demokrasi / Cuma Punya E-KTP, Ini Yang Mesti Dilakukan Untuk Bisa Nyoblos di 17 April Nanti

Cuma Punya E-KTP, Ini Yang Mesti Dilakukan Untuk Bisa Nyoblos di 17 April Nanti

JAKARTA - Komisioner Komisi Pemilihann Umum (KPU), Ilham Saputra ikut meluruskan hasil putusan Mahkamah Kontitusi (MK) yang menyebutkan warga negara Indonesia (WNI) berhak menggunakan hak pilihnya pada 17 April dengan modal KTP elektronik (e-KTP) dan Surat Keterangan (Suket).

Ilham menjelaskan, Suket bisa digunakan ketika orang tak membawa e-KTP atau sebaliknya orang tak memiliki e-KTP. Yang jelas, orang tersebut harus terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT).

"Tapi suket yang dikeluarkan oleh Dukcapil, bukan dikeluarkan oleh kelurahan," ujar Ilham di Kantor KPU, Jakarta, Senin (15/4/2019).

Lalu bagaimana dengan warga yang hanya bermodalkan e-KTP untuk dapat menggunakan hak pilihnya? Ilham menegaskan bahwa warga yang hanya modal e-KTP sangat bisa menggunakan hak mereka untuk mencoblos. 

Syaratnya, kata dia, orang tersebut bawa e-KTP kemudian akan dicek oleh petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Jika orang tersebut terdaftar dalam DPT, maka orang itu akan langsung mengisi absen dan menunggu daftar panggilan.

Sebaliknya, lanjut Ilham, jika orang tersebut tak terdaftar dalam DPT maka orang itu harus menemui KPPS dengan membawa e-KTP. Nantinya orang tersebut akan mengisi daftar absen berupa C7 untuk disiapkan surat suaranya oleh KPPS.

Dijelaskan Ilham, calon pemilih yang hanya membawa e-KTP harus memilih di TPS yang sesuai dengan alamat yang tertera dalam e-KTP atau Suket. Dia mengingatkan, para pemilih jangan lupa untuk memastikan surat suara yang sah yakni sudah ditandatangani oleh ketua KPPS. 

"Karena kalau nanti sudah mencoblos dan dimasukkan kotak, ditemukan ketika dihitung surat suara tidak ada tanda tangan ketua KPPS. Maka itu dianggap tidak sah," katanya.

Dalam Peraturan KPU (PKPU) Nomor 9 Tahun 2019 wilayah itu seperti Rukun Tangga (RT)/Rukun Warga (RW) atau sebutan lain pemilih yang bersangkutan tidak dibuat TPS. Pemilih yang bersangkutan dapat memberikan hak pilih di TPS yang berdekatan yang masih dalam satu wilayah desa/kelurahan atau sebutan lain. Penggunaan hak pilih sebagaimana dimaksud pada ayat (1), dilakukan satu jam sebelum 
pemungutan suara di TPS selesai.(*)

Sumber: sindonews.com
Cuma Punya E-KTP,  Ini Yang Mesti Dilakukan Untuk Bisa Nyoblos di 17 April Nanti



Klik! View Mobile Edition

Advertorial