Selasa, 23 Juli 2019
Home / Demokrasi / Ketua KPK Duga Banyak Caleq Siapkan Serangan Fajar

Ketua KPK Duga Banyak Caleq Siapkan Serangan Fajar

Jakarta- Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi, Agus Rahardjo menduga masih banyak calon anggota legislatif 2019 yang melakukan praktik-praktik kotor dengan mempersiapkan sejumlah uang untuk melakukan "serangan fajar".

Untuk itu, Ia meminta agar Bawaslu semakin gencar memantau jalannya proses pesta demokrasi yang bakal digelar pada 17 April 2019 mendatang.

"Ya kalau saya melihat sebagai sinyal jangan-jangan ini juga seperti permukaan gunung es begitu ya, ternyata semua orang (calon) melakukan itu kan. Kebetulan ini hanya satu yang ketangkap. Oleh karena itu kami sangat berharap teman-teman di Bawaslu harus lebih giat lagi memantau," paparnya di KPK, Jakarta Selatan, Jumat (29/3/2019).

Untuk diketahui, dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK yang akhirnya menetapkan Bowo Sidik Pangarso bersama anak buahnya di PT Inersa, Indung, dan Marketing Manager PT Humpuss Transportasi Kimia, Asty Winasti sebagai tersangka, tim KPK turut menyita 84 kardus yang di dalamnya berisi uang dalam 400 ribu amplop. Berdasar pengakuan Bowo uang-uang itu akan dipakai sebagai 'serangan fajar' atas pencalonannya sebagai anggota DPR dari Dapil Jateng 2.

Agus menyadari kewenangan KPK sangat terbatas untuk masuk ke ranah Pemilu. Namun KPK juga dituntut berperan dalam menyukseskan pemilu yang bersih dan berintegritas dengan menekan angka politik uang pada ajang pemilu 2019. Karena itu, pihaknya sangat berharap Bawaslu meningkatkan pengawasanya dalam memantau hal tersebut, apalagi pemilihan tinggal sebentar lagi.

"KPK kewenangannya sulit karena belum tentu pelakunya penyelenggara negara. Kebetulan saja (Bowo) Kemarin itu penyelenggara negara. Dari sisi UU kami terbatas. Saya berharap Bawaslu dan Kepolisian lebih aktif melakukan pengawasan," tutupnya.  (nus/dim)
Ketua KPK Duga Banyak Caleq Siapkan Serangan Fajar


Berita Terbaru
Berita Lainnya



Klik! View Mobile Edition

Advertorial