Senin, 14 Oktober 2019
Home / Demokrasi / Menko Kesra Tegaskan Warga Miskin Dapat Diwakilkan

Menko Kesra Tegaskan Warga Miskin Dapat Diwakilkan

Data penerima bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) sudah mengalami perbaikan berulang kali, sehingga menghasilkan data yang akurasinya jauh lebih baik dibanding penyaluran di tahun-tahun sebelumnya. Demikian klaim Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra), Agung Laksono, yang sempat memantau langsung penyaluran BLSM di Kantor Pos Jatinegara, Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur. Dia sana terdapat 374 warga Kelurahan Bali Mester, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, yang memegang Kartu Perlindungan Sosial (KPS).

Dia berharap, penyaluran dana BLSM yang ditujukan kepada masyarakat berpenghasilan rendah, yakni yang sangat miskin berjumlah sekitar 65 juta orang atau 15,5 juta rumah tangga, dapat tepat sasaran.

"Namun sekali lagi terus diadakan perubahan dan diperbaiki. Termasuk yang sudah tidak miskin lagi, dapat ditolak. Akhir kata, ini jauh lebih baik daripada tahun-tahun yang sebelumnya," kata Agung kepada wartawan di kantor Pos Jatinegara

Agung berharap, penyaluran dana BLSM sebesar Rp 150.000 per bulan dengan dua termin kepada 15,5 juta kepala keluarga masyarakat berpenghasilan rendah, dapat lebih tertib.

Pasalnya, setiap pemegang kartu dapat mencairkan dana BLSM hingga tanggal 2 Desember 2013. Selain itu, bagi pemegang kartu yang berhalangan dapat diwakilkan anggota keluarganya dengan menunjukkan surat keterangan dari kelurahan, Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) pemegang KPS.

"Penerima manfaat KPS ini bisa dengan leluasa. Misalnya, seharusnya ambil hari ini, tapi karena sakit misalnya, bisa ditunda besok sampai tanggal 2 Desember. Ini maksudnya supaya jangan rusuh. Karena 15,5 juta pemegang KPS tentu bukan jumlah yang sedikit untuk seluruh Indonesia," ungkap Agung

Agung menuturkan, selain digunakan untuk mencairkan dana BLSM, pemegang KPS dapat menerima beras miskin (raskin) selama tiga bulan, yakni bulan Juni, Juli, dan Agustus. Jadi, Rumah Tangga Sasaran (RTS) yang menerima Raskin selama ini akan memperoleh tambahan pembagian tiga bulan sebagai kompensasi kenaikan BBM. Raskin akan mulai kembali dibagikan kepada masyarakat pemegang KPS pada bulan Juli.

"Kartu ini juga dipakai mengambil alokasi dana untuk anak-anak mereka yang bersekolah dan mendapat beasiswa, yaitu Bantuan Siswa Miskin atau BSM. Jadi kartu ini multiguna," tandas Agung. [ald] Menko Kesra Tegaskan Warga Miskin Dapat Diwakilkan


Advertorial