Senin, 14 Oktober 2019
Home / Demokrasi / Melanggar Tegur Dong!

Melanggar Tegur Dong!



SUKADANA - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Lampung Timur menerbitkan rekomendasi kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) agar menegur Parpol yang melangagar peraturan tentang pemasangan alat peraga.
Ketua Panwaslu Kabupaten Lamtim Muhammad Teguh menjelaskan, banyak alat peraga yang terpasang saat ini  tidak sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan. Misalnya, baliho yang seharusnya berisikan tentang visi dan misi partai politik (Parpol), kini banyak digunakan oleh calon legistalif (caleg) sendiri. Selain itu, ukuran baliho juga banyak yang melebihi aturan. 
Menurutnya, jika caleg ingin berkampanye seharusnya menggunakan baner yang besarnya tidak boleh melebihi 2 meter. "Kalau baner memang diperuntukan para caleg tapi baner itu tidak boleh lebih dari 2 meter," tegasnya.
Kemudian, baliho hanya dipasang 1 buah saja pada 1 desa. Untuk penempatannya sendiri tidak diharuskan di zona kampanye. ’’Kami telah 2 kali memberikan surat peringatan kepada sejumlah Parpol. Namun, tidak diindahkan,karenya kami memberikan rekomendasi kepada KPU untuk menegur Parpol yang melanggar,”paparnya.
Terpisah,  Pokja Kampanye KPU Lamtim Budi membenarkan telah menerima rekomendasi dari Panwaslu. Sebagai tindak lanjut, KPU  telah memberikan surat teguran kepada parpol. Namun, hingga kemarin belum ada tindak lanjutnya. ’’Saat ini kami hanya menunggu Pemkab Lamtim untuk mencopotnya," terangnya.
Sementara KPU Kota Metro menyatakan siap menyelenggarakan pemilihan legislatif (pileg) 2014, pada 9 April mendatang.
Ketua KPU Metro Rahmatul Ummah menjelaskan, pihaknya telah merampungkan pendataan jumlah mata pilih dan kelengkapan logistik di tempat pengutan suara (TPS).
Menurutnya, total mata pilih untuk Kota Metro sebanyak 109.130 jiwa, terbagi dari 54.281 laki-laki, dan 54.849 untuk perempuan. Namun, tidak menutup kemungkinan pada 9 April bisa terjadi penambahan atau pengurangan jumlah mata pilih.
Menurutnya, penambahan atau pengurangan jumlah mata pilih bisa terjadi karena setiap hari ada warga Kota Metro yang meninggal dunia. Penambahan juga bisa terjadi bila ada anggota TNI, atau Polri yang memasuki masa pensiun, yang secara otomatis masuk dalam mata pilih.
Kesempatan yang sama Pokja Logistik Dadang Karya Bakti menerangkan, untuk kelengkapan logistik pileg 2014 di Kota Metro tidak ada kendala. Namun saat ini KPU masih menunggu kiriman tinta dan surat suara oleh KPU RI. Diperkirakan Maret KPU RI mengirim surat suara dan tinta. ’’Setelah itu, kami siap mendistribusikan ke semua TPS,"jelasnya. (wid/rnn/ful)

Laporan : RNN
Editor     : M. Syaiful Amri
Melanggar Tegur Dong!


Berita Terbaru
Berita Lainnya


Advertorial