Senin, 14 Oktober 2019
Home / Demokrasi / Giliran Siti Goyang Eki

Giliran Siti Goyang Eki


KALIANDA - Polemik internal Partai Demokrat (PD) Lampung Selatan kian melebar. Bukan hanya masalah pergantian ketua DPRD devinitif yang hingga kini belum terlaksana. Kini giliran jabatan Eki Setyanto sebagai ketua DPC PD kabupaten setempat digoyang  Siti Farida yang punya riwayat ’’sakit hati’’  karena diselengserkan dari jabatanya sebagai ketua DPRD beberapa waktu lalu.
Siti menilai ada kesalahan yang dilakukan wakil bupati Lamsel itu. Eky denial salah mengambil keputusan saat melengserkan dirinya dari ketua DPRD yang tidak sesuai prosedur, ditambah penarikan jabatannya belum adanya penetapan pengganti dari DPP PD untuk diusulkan ke unsur pimpinan dewan.
Akibatnya, jabatan dipegang oleh Plt ketua dari parpol lain, dan unsur pimpinan dewan yang tentunya masing-masing punya kepentingan politik. Terbukti, lanjutnya, hingga saat ini proses pelantikan ketua DPRD setempat belum juga terlaksana dimana seluruh ketua fraksi tak ada yang mendukung untuk menghantarkan proses pergantian dengan alasan kader PD tak menjalin komunikasi yang baik dan lobi-lobi politik kepada mereka.
"Pendapat saya ini kesalahan fatal-nya dari ket partai!,  seharus-nya berfikir dulu apa apa resiko imbas yg akan di hadapi politik bukan ormas biasa," ujar Siti Farida kepada Senator Lampung kemarin (2/1).
Tak hanya disitu, Siti Farida yang mengaku perihatin keadaan PD saat ini menuding Eky Setyanto tak becus dan sudah gagal memimpin PD di Lampung Selatan. "Saya sudah menjadikan partai ini besar dan menang. Saat ini saya sangat prihatin keadaan PD sekarang jangankan di fraksi, dalam pengurusan partai ada beberapa penurus yang mengudurkan diri,  begitu juga beberapa ketua PAC. Ini menandakan ketua DPC PD tidak berhasil dalam membina partai ini," paparnya.
Ia menambahkan, jika Eki memang tidak bisa membesarkan dan membina partai  lebih baik istirahat saja. "Lebih baik istirahat saja,  Itu  antara lain  arahan pidato SBY pada waktu rakernas. Kalau saya malu saat ini kursi tebanyak duduk di bawah justru karena gampangnya  ket DPC yang mengirimkan surat ke DPR  yang jelas-jelas  salah prosudur!. Tidak perlu membela diri dan menyalahkan fraksi dalam hal ini. Yang salah ketua partai," cetus kader PD dan juga mantan DPRD Lamsel itu.
Sebelumnya, Eki menanggapi dingin tudingan Siti Farida. Ia menilai wajar jika Siti Farida menudingnya karena kemungkinan sakit hati akibat dilengserkan dari jabatannya beberapa waktu lalu. Ia menegaskan, soal penarikan jabatan Siti Farida sebagai ketua DPRD sudah sesuai mekanisme. "Semua sudah sesuai prosedur, sudah melalui tahapan-tahapan,” kata dia. 
Nah, masalah penarikan jabatan Siti Farida dari ketua DPRD karena tak loyal terhadap parpol. Kalau masalah hingga kini belum dilantik itu karena ketua fraksi PD yang kurang mampu melobi-lobi, seharunya seluruh kader juga kompak dalam hal ini, dan perlu diketahui apapun keputusan pasti ada resiko ditambah dalam ranah politik.
’’Proses pergantian ketua DPRD devinitif yang sudah mengusulkan kader PD Raden Ismail ke unsur pimpinan dewan beberapa bulan lalu, ditangani  ketua fraksi PD yang merupakan kepanjangan tangan DPC," ujarnya belum lama ini. (hen/ful)

Giliran Siti Goyang Eki


Berita Terbaru
Berita Lainnya


Advertorial