Senin, 18 November 2019
Home / Demokrasi / Andi Surya: Munaslub Hanura versi Ambhara Cacat Konstitusi!

Andi Surya: Munaslub Hanura versi Ambhara Cacat Konstitusi!

Jakarta,  Senator.co.id-  Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) versi Ambara dinilai cacat konstitusi.  Anggapan ini terjadi lantaran bertentangan dengan AD/ART Partai Hanura karena tidak mengindahkan ketentuan yang tercakup di dalamnya.

Kepada Senator.co.id, Wasekjen Hanura, Andi surya menyatakan bahwa setiap kader Partai Hanura wajib mematuhi AD/ART Partai Hanura.

"Bagaimana mungkin sebuah perlehatan sakral seperti Munas/Munaslub diselenggarakan hanya berdasarkan kongkow di warung kopi lalu memecat Ketua Umum,"tegas Ketua Yayasan PT UMITRA Bandarlampung itu (18/1/18).

Andi menjelaskan, berdasarkan AD/ART Partai Hanura, Munas/Munaslub harus melalui sejumlah tahapan,  tahap pertama,  untuk mengajukan Munaslub, disyaratnya adanya mosi dari 2/3 jumlah DPD dan 2/3 jumlah DPC se Indonesia.

"Tahap kedua,  diajukan ke DPP Hanura untuk dipertimbangkan dan diputuskan oleh Ketua Dewan Pembina dan Ketua Umum.Setelah itu tahap ketoga, yakni Munaslub diselenggarakan oleh DPP Partai Hanura dengan mengundang BPH, Ketua Dewan Penasehat, Dewan Pembina, Ketua Dewan Kehormatan, DPD dan DPC,"sebut anggota DPD RI itu. 

Bahkan,  lanjut dia,  pihaknya mempertanyakan, apakah Munaslub versi Ambara telah melaksanakan tahapan demi tahapan yang harus dilakukan.

"Untuk memperoleh 2/3 DPD dan 2/3 DPC adalah sangat muskil karena umunya pragmatisme di DPC-DPC sangat tinggi dan mereka banyak yang bermain di 2 kaki,"sebut Andi. 

Apakah dukungan untuk kubu Munaslub Ambara benar-benar sudah clear memenuhi syarat?

"Apabila tahap tersebut menurut Ketua Dewan Pembina dan Ketua Umum memenuhi syarat Munaslub, maka akan diterbitkan surat keputusan penyelenggaraan Munaslub yang ditanda tangani oleh Ketua Dewan Pembina dan Ketua Umum,"katanya. 

Pada bagian lain,  Andi Surya meminta Kementrian Hukum dan HAM RI untuk jeli menilai langkah yang ditempuh Hanura versi Ambhara saat mendaftar ke Kemenkum dan HAM. 

"Karena Munaslub versi Ambara samasekali belum dapat memenuhi tahapan dami tahapan yang sudah diatur dalam AD/ART. Bahkan tahapan 1 pun mereka gagal karena lebih dari 259 DPC dan 19 DPD se Indoneaia sudah membuat pernyataan mendukung DPP Hanura pimpinan Oesman Sapta Odang,"tutup Andi Surya. (dit/jar)
Andi Surya: Munaslub Hanura versi Ambhara Cacat Konstitusi!


Berita Terbaru
Berita Lainnya


Advertorial