Senin, 14 Oktober 2019
Home / Demokrasi / Sambangi Kampung Betawi Warga Minta Kali Dikeruk

Sambangi Kampung Betawi Warga Minta Kali Dikeruk

BANDARLAMPUNG - Tim Roemah Rakjat (RR) kembali menyambangi Jalan Hanoman,  Jagabaya I Tanjungkarang Timur, wilayah yang dikenal dengan kampung Betawi bersama Riffi Amalsyah Tarmizi.
Kesadaran politik disampaikan melalui sambutan dari Riffi Amalsyah untuk membangun Lampung Baru, damai aman dan sejahtera. Dan ditambahkan pula orasi politik dari perwakilan tim RR Novel Sanggem dengan mendorong masyarakat untuk bersama-sama menjadi pemilih yang cerdas.
Dalam kesempatan tersebut  Riffi Amalsyah Tarmizi kembali menekankan upaya menolak politik sogokan agar pemimpin yang dihasilkan dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Lampung kedepan adalah murni pilihan rakyat.
’’Selogan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat, harus berlaku. Untuk memimpin Lampung Baru, Lampung yang lebih bermartabat, dan mermanfaat untuk rakyat. Selagan ini, tentu kita harapkan dapat diterapkan,” papar Riffi, disambut aplaous.
Pertemuan dihadiri 200-an  warga yang mayoritas kaum hawa dan bergaris keturunan Betawi. Selain itu Riffi Amalsyah juga melakukan  blusukan ke wilayah tersebut untuk mengetahui kondisi objektif. Tanpa sungka ia pun bertatap muka dan mendengarkan langsung permasalahan yang kerap muncul.
Untuk diketahui hal pokok dari sederet persoalan yang ada di kampung Betawi, selain kesejahteraan adalah persoalan banjir. Pada musim hujan sudah dipastikan rasa waswas masyarakat akan musibah banjir terus mendera.  Seperti kali terakhir terjadi di bulan Januari 2013 hinga kedalaman 2 meter.
’’Harapan kami sederhana bu, masyarakat meminta kali yang menjadi titik sumber banjir bisa dikeruk agar sewaktu hujan air bisa lancer,” pinta Irwan Wijaya.
Menanggapi demikian, Novel berpendapat ini merupakan pekerjaan bersama dan  akan menjadi program kerja jika Amalsyah Tarmizi jika terpilih menjadi gubernur Lampung.
’’Roemah Rakjat juga akan menjadi garda terdepan dalam mengawal dan melakukan politik partisipatoris dimana rakyat akan menjadi pelaku penting didalam setiap pengambilan kebijakan, dan menyelesaikan persoalan-persoalan masyarakat,” pungkas aktivis muda itu. (rls/ful)
Sambangi Kampung Betawi Warga Minta Kali Dikeruk


Berita Terbaru
Berita Lainnya


Advertorial