Selasa, 12 Desember 2017
Home / Demokrasi / Gara-gara Ahok, PDIP di Jakarta "Pecah"

Gara-gara Ahok, PDIP di Jakarta "Pecah"

Senator. Co. Id,  Jakarta-Perpecahan di tubuh PDI Perjuangan DKI Jakarta makin luas. Ini terkait dukungan pencalonan Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) pada Pilgub DKI 2017. Ya,  Setelah ratusan kader dan pengurus PDIP Jakarta Barat, Jakarta Selatan, serta pengurus DPD PDIP,  kini giliran Jakarta Utara meninggalkan partai.

Seperti yabg diungkapkan Bendahara DPC PDIP Jakarta Utara, Daeng Basri. Ia menegaskan, dirinnya mundur karena menolak pencalonan Ahok. Menurutnya,  program Ahok selama memimpin Jakarta telah menghabisi para nelayan Ibu Kota, dengan melanjutkan pembangunan pulau buatan di pesisir Utara Jakarta.

Hal ini miris lantaran jauh sebelum Pilgub DKI, DPC Jakarta Utara bersama sejumlah warga pesisir dan nelayan sudah mendatangi Ketua DPD PDIP DKI, Boy Bernadi Sadikin agar menolak program itu.

"Namun, setelah itu disampaikan ke fraksi (PDIP DPRD DKI) tidak didengar, demikian (pula) Ahok tidak pernah peduli dengan jeritan warga. Malah dengan penuh kepongahan dia meneruskan proyek reklamasi. Sampai kapanpun, kami jelas menolak reklamasi," kata Daeng Basri di Jakarta, Jumat (9/12/2016) dikutip dari teropong. 

Daeng menegaskan bahwa kebijakan reklamasi tidak sesuai dengan aspirasi warga pesisir dan nelayan.

"Jargon PDI-P adalah partai wong cilik. Tapi, kok malah mengusung calon yang mengusik wong cilik dan membela pengembang?. Katanya juga PDIP punya banyak stok pemimpin? Tapi kenapa yang diusung orang luar (non kader)," kesalnya.

Selain itu,  Ahok juga telah terbukti tidak mampu menjadi pemimpin karena tak bisa memberikan teladan kepada warga DKI.

Ini dibuktikan dengan tindakan Ahok di Kepulauan Seribu yang pada akhirnya menyeret mantan Bupati Belitung Timur itu menjadi tersangka kasus dugaan tindak pidana penodaan  agama lantaran dianggap telah melecehkan Alquran,kitab suci umat Islam. 

"Kami, ini orang timur yang menjunjung tinggi kesopanan, bukan yang mengumbar amarah," kata dia.

Pada bagian lain,  Senin (12/12/2016) lusa, sejumlah pengurus DPC dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDIP Jakarta Utara akan mendeklarasikan diri keluar dari PDIP dan mendukung pasangan lain. 

"Yang jelas, kami akan pilih calon yang tolak reklamasi," tegasnya. (trp/rif)
Gara-gara Ahok,  PDIP di Jakarta


Berita Terbaru
Berita Lainnya