Senin, 14 Oktober 2019
Home / Demokrasi / Pembentukan Gakumdu Terkendala Birokrasi

Pembentukan Gakumdu Terkendala Birokrasi

BANDARLAMPUNG - Pembentukan sentra pelayanan penegakan hukum terpadu (Gakumdu) sebagai penyelesaian dugaan pidana dalam Pemilu yang ditargetkan Badan Pengawas pemilu (Bawaslu) di 14 kabupaten/kota di Lampung terkendala teknis yakni terdapat enam kabupaten yang ditangani oleh tiga Polres dan Kejari.
"Kita targetkan Gakumdu terbentuk di 14 kabupaten/kota, tetapi saat ini terkendala dengan birokrasi, seperti Polres dan Kejari ada satu yang menangani dua kabupaten. Ini tentu harus segera dicarikan solusi, walaupun secara teknis bisa saja, tetapi pihak kepolisian harus melapor dulu secara birokrasi ke atasannya, karena itu 14-16 November mendatang kami akan menggelar rapar koordinasi," papar Anggota Bawaslu Lampung bidang penindakan dan pelanggaran, Fatikhatul Khoiriah, kemarin (8/11).
Khoir sendiri mengaku baru selesai menggelar rakor Gakumdu tingkat nasional di Jakarta. Dari rakor ini, ia mengatakan, akan segera ditindaklanjuti dengan rakor di daerah.
"Kita akan evaluasi sentra gakumdu Provinsi Lampung. Karena sampai sekarang belum semua terbentuk," ujarnya.
Sementara ini, kata dia, selain kendala di kepolisian dan Kejaksaan yang memiliki dua wilayah kabupaten, kendala lainnya yakni kendala geografis dan teknis anggaran yang belum siap. "Karena itu semua akan kita bahas dalam rakor nanti. Secepatnya ini harus terbentuk," tandasnya.
Laporan dugaan pidana Pemilu, terusnya harus dikoordinasikan dengan Gakumdu dalam waktu 1x24 jam. "Jadi setiap ada indikasi pidana, 1x24 jam harus koordinasi dengan sentra gakumdu. Teknisnya harus ada surat laporan lengkap,” kata dia.
Pihaknya berencana akan mencarikan solusi untuk yang memiliki geografis sulit, apakah laporannya dapat disampaikan secara lisan melalui sambungan telepon, atau ada solusi lain. ’’Nanti akan kita bicarakan juga. Kendala-kendala dalam pembentukan Gakumdu ini tidak hanya terjadi di Lampung, tapi di provinsi lainnya juga," pungkasnya. (ben/ful)
Pembentukan Gakumdu Terkendala Birokrasi


Berita Terbaru
Berita Lainnya


Advertorial