Jumat, 24 Mei 2019
Home / Demokrasi / Djohan Gagal Jadi Ketua Demokrat Metro?

Djohan Gagal Jadi Ketua Demokrat Metro?

Senator. Co. Id, BANDARLAMPUNG- Rencana Wakil walikota Metro Djohan untuk menduduki tampuk pimpinan DPC Partai Demokrat Kota Metro terancam gagal.

Pasalnya, dugaan tindak pidana korupsi pengadaan genset di kabupaten Pringsewu menyeret. Saat itu, Djohan menjadi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)

Apalagi, Ketua Umum Soesilo Bambang Yudhoyono menggelorakan semangat "bersih-bersih" di internal Partai berlambang mercy itu.

Semangat mendukung pemberantasan korupsi diejawantahkan dengan penandatanganan pakta Integritas oleh seluruh kader Demokrat mulai di tingkat DPP, DPD dan DPC.

Hal ini pun, tentunya berlaku bagi seluruh kader partai Demokrat di Lampung tak tetkecuali di KotaKota Metro.

Thus,
Begitupula yang berlaku bagi Djohan, yang digadang-gadang akan menduduki pucuk pimpinan ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC)Kota Metro.

Hal ini diungkapkan Sekertaris Partai Demokrat Lampung Fajrun Ahmad Najah saat ditemui usai memimpin rapat koordinasi dan perkenalan pengurus Demokrat Lampung di Kantor DPD Demokrat Lampung, Senin (29/8).

Menurut Fajar, seluruh kader Demokrat telah menyepakati dan menandatangani Pakta Integritas untuk tidak melakukan korupsi.

"Tentunya semua kader sudah paham, karena mereka sudah menandatangai pakta integritas,"ungkap mantan GM Sinar Glodok itu.

Namun dirinya juga meminta untuk tetap menghormati proses hukum, hingga ada ketetapan hukum bagi Djohan sendiri.

"Ya, kalau memang nantinya terbukti (melakukan korupsi), ya yang bersangkutan kita minta untuk mundur. Kalau tidak mundur, ya diberhentikan dengan tidak hormat," tegasnya.

Sayang, senator. Co. Id tidak mendapat jawaban dari Djohan. Saat dihubungi, meski nomor ponselnya aktif namun tidak diangkat. Begitu pula dengan pesan singkat yang dikirimkan, tak ada balasan. (bay/rif)
Djohan Gagal Jadi Ketua Demokrat Metro?



Klik! View Mobile Edition

Advertorial