Minggu, 15 September 2019
Home / Demokrasi / Jokowi Bantah Surat Kaleng

Jokowi Bantah Surat Kaleng

JAKARTA - Calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Joko Widodo, membantah bahwa ia telah mengajukan surat penangguhan penyidikan kasus korupsi tender pengadaan bus Transjakarta ke Kejaksaan Agung. Bahkan Jokowi menyatakan tidak pernah menerima surat panggilan pemeriksaan dari Kejaksaan Agung.
’’Fitnah-fitnah seperti itu sekarang banyak beredar. Tidak ada seperti itu,’’ katanya seusai deklarasi sukarelawan Pro-Jokowi di Bandung, Jawa Barat, kemarin (29/5).
Jokowi kembali menyatakan dirinya tidak terlibat kasus itu, seperti yang telah disampaikan Jaksa Agung Basrief Arief. "Kan sudah disampaikan oleh Jaksa Agung bahwa tidak ada keterlibatan saya," ujarnya.
Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan tak akan menanggapi berbagai kampanye hitam yang marak belakangan ini. Jokowi hanya akan fokus dan bekerja keras menggerakkan mesin partai dan sukarelawan agar bisa menang dalam pemilu presiden 9 Juli mendatang. "Buat apa mengurusi kampanye hitam. Tidak ada gunanya, hanya menghabiskan energy," imbuhnya.
Sebelumnya, beredar surat di media sosial yang isinya permintaan penangguhan pengusutan kasus bus Transjakarta sampai pemilihan presiden selesai. Dalam surat kepada Jaksa Agung Basrief Arief itu tertera tanda tangan dengan nama terang Joko Widodo. (rmol/ful) Jokowi Bantah Surat Kaleng


Berita Terbaru
Berita Lainnya


Advertorial