Minggu, 15 September 2019
Home / Berita Utama / Masyarakat Tulangbawang Barat Diminta Jangan Resah, Pengerjaan Pasar Pulungkencana Diawasi TP4D

Masyarakat Tulangbawang Barat Diminta Jangan Resah, Pengerjaan Pasar Pulungkencana Diawasi TP4D

Lampung, Senator.co.idCV Agung Jaya makmur ditetapkan sebagai pemenang tender untuk subkontraktor pengerjaan pembangunan Pasar Modern Pulungkencana di Kabupaten Tulangbawang Barat. Hal ini disebabkan perusahaan tersebut telah memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan oleh PT Brantas Abipraya.

Demikian hal ini disampaikan Kepala Pengawasan Manajemen Proyek Pasar Modern Pulungkencana, Andi Arham kepada wartawan melalui sambungan telepon, Sabtu (24/8/2019).

Andi mengatakan persyaratan yang ditetapkan oleh mainkon dalam hal ini PT Brantas Abipraya terhadap 5 peserta tender itu sangat ketat. Dia menjelaskan, PT Brantas Abipraya sebagai mainkon dibantu pengawasannya oleh perusahaan jasa konsultan yang ditunjuk langsung oleh pemerintah daerah Kabupaten Tulangbawang Barat.

Pria berkacamata ini menegaskan ada 4 syarat utama yang harus dipenuhi perusahaan pemenang tender di pendirian dan pembangunan Pasar Modern Pulungkencana di Kabupaten Tulangbawang Barat.

"Proses pengadaan lelang tender ini saya tahu persis. Dalam proyek ini perusahaan pemenang tender yang terpilih sudah sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan pihak mainkon, PT Brantas Abipraya. Dan perusahaan pemenang tender untuk subkontruksi itu akan tetap diawasi oleh perusahaan konsultan yang ditunjuk oleh pemerintah daerah. Pengawasan itu mulai dari manajemen sampai ke pelaksanaannya di lapangan," kata Kepala Pengawan Manajemen Proyek Pasar Modern Pulungkencana, Andi Arham.

"Perusahaan pemenang ini harus memiliki 4 syarat utama, Pertama harus memahami metode kerja penimbunan, memiliki ijin pengerjaan dan alat-alat berat sebagai pendukung dari pekerjaan, perusahaan itu juga harus memiliki surat keterangan uji lab untuk tanah yang akan dikerjakan. Surat keterangan uji lab ini dikeluarkan dari lembaga independen dalam hal ini dari Unila (Universitas Lampung). Dan yang terakhir, juga harus memiliki surat ijin dan keterangan ahli untuk pengerjaan tambang galian C," kata Andi Arham.

Andi juga menegaskan penunjukkan pemenang tender subkontraktor itu meski sudah dilakukan namun belum ada penandatanganan kontrak kerja dengan PT Brantas Abipraya. Andi menuturkan, hal ini disebabkan, proses pengerjaan masih dalam tahap penggalian tanah belum sampai ke dalam tahap penimbunan.

"Pemenang tender itu (CV Agung Jaya Makmur) sampai saat ini masih belum dikontrak. Kenapa, karena proses pengerjaannya baru sampai dalam tahap penggalian tanah belum dalam tahap penimbunan," tutur Andi Arham.

Andi menegaskan pengerjaan proyek pendirian Pasar Modern Pulungkencana ini diharapkan berfungsi sebagai salah satu tempat wisata dan bertujuan untuk meningkatkan pendapatan anggaran daerah (PAD) di Kabupaten Tulangbawang Barat, Provinsi Lampung.

"Pendirian Pasar Modern Pulungkencana ini dibangun dengan konsep yang unik dan akan mengubah paradigma masyarakat di wilayah ini. Selain diharapkan bisa sebagai tempat wisata karena keunikannya juga bertujuan untuk meningkatkan PAD di sini. Dan jangan khawatir, proyek ini juga diawasi TP4D (Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah) kejaksaan mulai dari kabupaten sampai ke provinsi. Jadi masyarakat di sini jangan khawatir," tegasnya.


Masyarakat Tulangbawang Barat Diminta Jangan Resah, Pengerjaan Pasar Pulungkencana Diawasi TP4D


Berita Terbaru
Berita Lainnya
Terakhir Diperbaharui ( Sabtu, 24 Agustus 2019 | 09:09 WIB )



Advertorial

Advertise