Sabtu, 20 April 2019
Home / Berita Utama / Mahfud MD: Ajakan Golput Tak Bisa Dipidana

Mahfud MD: Ajakan Golput Tak Bisa Dipidana

Jakarta- Mahfud MD nyatakan tindakan mengajak untuk tidak memilih dalam pemilu (golput) tak bisa dipidana.

Menurutnya, tidak ada undang-undang yang mengatur ajakan golput sebagai suatu pelanggaran hukum.

“Itu tidak ada UU-nya, tidak ada hukumnya, mau pakai pasal apa, mau pakai teror, bukan? mau pakai hoaks, hoaks bukan? Karena mengajak itu terang-terangan bukan hoaks," ujar Mahfud kepada wartawan di Jakarta Selatan, Kamis (28/3/19).

Anggota dewan pengarah BPIP itu mengatakan,  golput pada dasarnya tidak melanggar hukum. Namun, berbeda dengan tindakan menghalangi orang menggunakan hak pilihnya.

Tindakan tersebut dinilai Mahfud merupakan suatu pelanggaran hukum.

"Golput yang melanggar hukum itu misalnya menghalang-halangi orang memilih atau mengintimidasi orang agar tidak memilih nah itu secara hukum,” sebut Mahfud.

Menurut Mahfud, golput maupun memilih merupakan hak warga negara. Mahfud tak memungkiri, fenomena golput saat ini memang berkembang meskipun juga tidak akan mengurangi legalitas hasil pemilu.

Untuk itu, Mahfud meminta masyarakat bisa tetap menggunakan hak pilihnya."Bagaimana pun negara ini harus melahirkan pemimpin dan wakil rakyat. Negara ini milik kita bersama, setiap suara itu akan memberi sumbangan bagi perkembangan kenegaraan kita ke depan," tandas Mahfud. (jpn/dim)

Mahfud MD: Ajakan Golput Tak Bisa Dipidana


Berita Terbaru
Berita Lainnya
Terakhir Diperbaharui ( Kamis, 28 Maret 2019 | 22:44 WIB )




Klik! View Mobile Edition

Advertorial

Advertise