Senin, 9 Desember 2019
Home / Berita Utama / Prabowo Dilarang Salat Jumat, BPN Prihatin

Prabowo Dilarang Salat Jumat, BPN Prihatin

Jakarta— Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sudirman Said prihatin Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto dilarang melaksanakan salat Jumat di Masjid Agung kota Semarang, Jumat (15/2/2019). 

Hal ini dikatakannya menanggapai rilis yang secara resmi dikeluarkan Takmir Masjid Agung Semarang, KH Hanief Ismail, yang meminta agar Bawaslu melarang Prabowo salat Jumat di masjid yang populer disebut masjid Kauman Semarang itu. 

"Saya prihatin dengan kejadian ini, mengingatkan pada masa kecil. Terakhir kali saya mendengar orang salat dilarang-larang waktu kecil tahun 60-an. Ada kelompok yang melarang mushala nya dipakai karena beda aliran. Ada kelompok yang menghalangi rombongan mau salat ied di lapangan," ujar Sudirman di Jakarta, Kamis (14/2/2019).

Menurutnya, di era terbuka ini antar umat sudah seharusnya saling toleran. Apalagi, di era demokrasi setiap orang berhak menentukan pilihan tanpa saling melarang.

"Beda pilihan ya biasa saja. Kok sampai ada pelarangan seorang calon Presiden masuk ke masjid," sebutnya.

Sebagai orang yang pernah berlaga pada pemilihan Gubernur Jateng 2018, Sudirman meyakini itu bukan lah sikap warga Semarang, bukan pula sikap ummat Islam Semarang dan bukan juga sikap kolektif takmir Masjid Kauman. 

"Masjid Kauman punya sejarah panjang, pasti para pengurusnya memiliki kebijakan, keluasan pikiran, dan hati. Saya tidak percaya kalau mereka tega melarang-larang," katanya.

Bahkan, lanjut dia, pada waktu pemilihan gubernur, Sudirman mengaku pernah dua kali salat jumat di masjid Kauman.  

"Saya mau duduk di barisan tengah karena masuk terlambat, oleh pengurusnya malah dibawa ke mihrab, duduk sebalahan dengan Imam," kata Sudirman.

Sesudah selesai shalat pun Sudirman juga diajak makan siang oleh seluruh takmir. Sambutan warga juga luar biasa. Karena itu, dia menyayangkan, jika saat ini sampai terjadi larangan salat Jumat terhadap Prabowo. 

"Saya kok menduga ini justru ada pihak lain yang mempolitisasi salat Jumatnya Pak Prabowo," pungkas Sudirman.

Pada bagian lain,  Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mensinyalir ada intervensi penguasa terkait larangan sholat Jumat terhadap Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto, di Masjid Agung Semarang atau Masjid Kauman Semarang. Larangan itu, menurutnya, bertujuan politis tertentu.

"Saya agak curiga bahwa memang kaki tangan kekuasaan itu terlalu jauh itu untuk intervensi hal-hal yang sifatnya itu pribadi. Orang pergi shalat Jumat kan peribadatan pribadi," ujar Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (14/2/2019).

Bahkan, Fahri mengaku sudah mendengar kabar tentang kasus serupa sudah lama. Dimana, sebelumnya Fahri mendapat kabar bahwa banyak keluhan dari tim Prabowo-Sandiaga bahwa mereka memang kerap dibatasi untuk bertemu masyarakat.
 
"Menurut saya, KPU atau Bawaslu, harusnya ya harusnya ini kan tugasnya menteri dalam negeri, Kapolri, harusnya Kapolri atau Menkopolhukam itu bicara dari panggung istana, presiden, presiden ini gak paham yah," katanya.

Fahri mengatakan, persoalan ini tidak sehat yang dimana calon tertentu boleh bertemu masyarakat dimana saja, sementara calon lainnya dibatasi.

"Ini tidak sehat. Nanti ini akan dipersepsi oleh orang sebagai ketidakadilan, dan ketidaknetralan penyelenggara pemilu dalam hal ini pemerintah," kata Fahri.

Sementara itu, Koordinator juru bicara BPN Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan, tak ada yang bisa melarang dan menghalang-halangi mantan Danjen Kopassus itu untuk salat di masjid mana pun.

"Tidak ada yang bisa melarang dan menghalang-halangi Pak Prabowo sebagai seorang muslim yang baik untuk salat di masjid, janggal bila benar ada yang mau melarang beliau shalat di masjid," tegas Dahnil, Kamis (14/2/2019).

Mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah itu menjelaskan alasan Prabowo berencana melaksanakan salat Jumat di Masjid Agung Semarang.

Menurut Dahnil, dipilihnya Masjid Agung Semarang lantaran dekat dengan lokasi agenda pidato kebangsaan Prabowo menjelang debat Pilpres 2019.

"Yang terdekat adalah Masjid Kauman tersebut, maka beliau akan salat di situ, kalau ada yang lebih dekat, akan salat di masjid terdekat," jelasnya.

Dahnil sendiri menyayangkan adanya larangan salat Jumat di Masjid Agung Semarang tersebut.

"Beliau pasti salat Jumat di lokasi terdekat di mana beliau sedang ada acara. Tenang saja, beliau salatnya tetap menghadap kiblat kok, bukan menghadap kamera," pungkasnya.  (ald/ril/rif)
Prabowo Dilarang Salat Jumat, BPN Prihatin
Terakhir Diperbaharui ( Senin, 18 Februari 2019 | 13:10 WIB )



Advertorial

Advertise